PEMBANGUNAN JATI DIRI BANGSA DIMULAI DARI DIRI SENDIRI DAN KELUARGA UNTUK MENGGUNAKAN DAN MEMPRIORITASKAN PRODUKSI DALAM NEGERI DALAM KESEHARIAN, SERTA BERKESENIAN DAN BERKEBUDAYAAN DARI AKAR BUMI PERTIWI   ( Muhammad Naim Gub Lira kalsel )

   

Runtuhnya Sang Mahaguru PDF
Ditulis Oleh Administrator   
Sabtu, 20 September 2008
Beberapa hari ini Amerika Serikat yang dikatakan sebagai Negara Super Power dengan kekuatan pondasi ekonominya dan sebagai mahaguru raksasa keuangan global harus menelan getir pahitnya kondisi perekonomian negara itu. Setelah didera oleh topan badai Gustav dan Ine kini negara adidaya tersebut didera oleh 'Tsunami Finansial' yaitu runtuhnya lembaga institusi keuangan Amerika yang terkenal Wall Street.

Perusahaan sekuritas terkenal dan tertua di Wall Street, Lehman Brothers bangkrut. Imbasnya berdampak pada  American Insurance General (AIG), salah satu penjual obligasi terbitan Lehman Brothers. 

Imbas kebangkrutan Lehman pada AIG, antara lain, terkait transaksi credit default swaps (CDS). Ini adalah instrumen pelapis risiko jika obligasi yang dibeli investor atau perusahaan tidak bisa dibayar penerbitnya (default). AIG menjual CDS terkait obligasi terbitan Lehman. Imbas kasus Lehman tidak saja kepada AIG, tetapi juga menimbulkan kepanikan investor global yang memegang CDS terbitan perusahaan lain.

Selain Lehman, Merrill Lynch harus merelakan diri diakuisisi oleh perusahaan yang menjadi rivalnya selama ini, Bank of America. Dua bank investasi yang masih tersisa, Morgan Stanley dan Goldman Sachs, kemungkinan juga akan dipaksa merger dengan bank lain guna menghindari nasib serupa.

Pemerintah juga dipaksa menalangi dan Federal Reserve harus menjadi lender of resort (penjamin likuiditas terakhir perbankan) sejumlah raksasa bank investasi, lembaga sekuritas atau perusahaan asuransi, dan penjamin kredit yang rontok satu per satu, mulai dari Bear Stearns, Fannie Mae dan Freddie Mac, IndyMac, hingga American International Group (AIG), karena alasan risiko sistemik. UBS, bank tabungan, dan bank kredit terbesar Washington Mutual juga di ujung tanduk. Hingga sekarang belum ditemukan investor penyuntik modal.

Di Inggris, sejauh ini sudah ada dua bank Inggris yang kolaps, HBOS dan bank kredit Halifax Bank. Keruntuhan fondasi keuangan Wall Street juga berdampak sangat destruktif pada perekonomian AS, pasar finansial, dan perekonomian global.

Menurut Direktur Pelaksana IMF Dominique Strauss-Kahn, kerugian akibat krisis keuangan mencapai 1 triliun dollar AS. Sejauh ini, kerugian yang terlihat baru 350 miliar dollar AS.

Rontoknya institusi Wall Street menunjukkan kerapuhan fondasi hegemoni sistem kapitalisme AS dengan Wall Street sebagai pilar utamanya. Ironis memang karena lembaga keuangan global Wall Street itu menjadi bahan studi yang disusun Harvard Business Review dan diajarkan di sekolah- sekolah bisnis karena reputasi mereka.

Apa keuntungan dari kejadian ini? Yang jelas harga minyak dunia mulai turun karena  membuat para investor tidak berani berspekulasi.

referensi :
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/09/18/01472435/lehman.getarkan.korporasi.global
http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/09/19/02131598/rontoknya.institusi.wall.street
 
© 2012 Koperasi Lumbung Investasi Rakyat
Powered by NiCOM smart solution