|
BANJARMASIN, BPOST -
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan
Selatan (Kalsel) membuka lowongan kerja bagi 574 orang pada pameran
bursa kerja yang diadakan di halaman stasiun TVRI Kalsel Banjarmasin,
Jumat dan Sabtu.
Kepala Disnakertrans Kalsel, Kurdiansyah, mengatakan ke-574
lowongan kerja tersebut, untuk memenuhi kebutuhan karyawan bagi sekitar
32 perusahaan berbagai bidang di Kalsel.
Dalam pameran bursa kerja yang diikuti oleh sejumlah perusahaan
yang memerlukan karyawan tersebut, pencari kerja bisa langsung
mendaftarkan diri dengan mengisi formulir hingga, Sabtu (23/8).
Selanjutnya, test dan proses penerimaan lainnya, akan dilanjutkan
oleh masing-masing perusahaan pada waktu dan tempat yang telah
ditetapkan.
Dalam pameran bursa kerja yang pertama kali dilakukan di Kalsel,
maka pelamar hanya menyerahkan formulir dan syarat-syarat yang
ditentukan oleh masing-masing perusahaan.
Seluruh informasi terkait perusahaan dimaksud, bisa diketahui dalam
bursa kerja tersebut, termasuk batas waktu dibukanya lowongan kerja itu.
Perusahaan yang paling banyak memerlukan karyawan baru rata-rata
adalah perusahaan batu bara dan perkebunan, selain beberapa perusahaan
telekomunikasi seperti Telkomsel dan XL.
Tampaknya bursa kerja yang digelar Disnakertrans tersebut, cukup
diminati masyarakat, terbukti sejak Kamis (21/8) kemaren, atau sebelum
bursa dibuka, yang mengambil formulir pendaftaran sudah mencapai 250
orang lebih.
Diperkirakan, setelah pembukaan bursa secara resmi hari ini, yang
mengambil formulir bisa mencapai lebih dari 750 orang. Rata-rata
pelamar merupakan anak-anak muda yang baru lulus SMA atau sederajat dan
sarjana yang hingga kini masih belum mendapatkan kesempatan bekerja.
Anto, warga Banjarbaru yang lulus SMA sejak setahun lalu, mengaku
sangat terbantu dengan dibukanya bursa kerja seperti saat ini, paling
tidak dia bisa dengan mudah untuk mendaftarkan dan melamar pada
perusahaan yang memang sesuai dengan klasifikasinya.
"Seharusnya pemerintah sering-sering membuka pameran bursa kerja
seperti saat ini, karena program ini sangat kami perlukan," tambahnya
yang diamini beberapa rekan lainnya. |