Arsip -
Agustus, 2009
-
Juni, 2009
-
April, 2009
-
Maret, 2009
-
Pebruari, 2009
-
Januari, 2009
-
Desember, 2008
-
November, 2008
-
Oktober, 2008
-
September, 2008
|
|
PEMBANGUNAN JATI DIRI BANGSA DIMULAI DARI DIRI SENDIRI DAN KELUARGA UNTUK MENGGUNAKAN DAN MEMPRIORITASKAN PRODUKSI DALAM NEGERI DALAM KESEHARIAN, SERTA BERKESENIAN DAN BERKEBUDAYAAN DARI AKAR BUMI PERTIWI ( Muhammad Naim Gub Lira kalsel )
|
Lira News
|
LAUNCHING KOPERASI LUMBUNG INVESTASI RAKYAT |
|
|
Banjarmasin 27 Mei 2011 Koperasi Lumbung Investasi Rakyat (Koperasi LIRA) di Laouching di Gedung LP3I Banjarmasin, yang dihadiri oleh anggota dan pengurus koperasi LIRA juga undangan dari Dinas koperasi dan UKM Kalimantan Selatan. Dalam Launching tersebut juga dilakukan penandatanganan MOU dengan beberapa mitra strategis dibidang perumahan, kontraktor, perdagangan dan distribusi bahan makanan serta kerjasama dengan lembaga pendidikan LP3I Banjarmasin dalam pelatihan kewirausahaan. Koperasi Lumbung Investasi Rakyat menjadi koperasi pembiayaan dengan sistem bagi hasil yang saling menguntungkan. untuk terus meningkatkan dan mengembangkan kesejahteraan anggota. Koperasi Lira fokus pada pembiayaan yang produktif untuk anggota yang menjalankan usaha kecil dan menengah khususnya anggota Lira dan masyarakat sekalimantan selatan. Koperasi Lira telah membuka kantor unit usaha di seluruh Kabupaten Kota di Kalimantan Selatan. Koperasi Lira menekankan kekhususan pada ekonomi ekonomi strategis didaerah koperasi unit itu berdiri seperti Banjarmasin dan Banjarbaru UKM, Binuang Tapin Pertanian Karet, Kab Banjar dengan pertanian Padi, dst.
|
|
PT Meratus Jaya tidak akomodatif masyarakat setempat |
|
|
Tanah Bumbu, 29 April 2011… LIRA Tanah Bumbu bersama ASPEKNAS, HIPMI, APINDO yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tanah Bumbu(SIMAK Tanbu) MELAKUKAN aksi Unjuk rasa di Kantor PT.Meratus Jaya Iron dan Steel (PT. MJIS) Jl. Kodeco Km. 10 Batulicin-Tanah Bumbu dengan menyampaikan tuntutan agar Perusahaan tersebut dapat mempekerjakan Putra Putri daerah pada Perusahaan pabrik Biji Besi terbesar di Kalimantan Selatan itu mengingat selama ini perusahaan patungan PT. Krakatau Steel dan PT. Antam Tbk tersebut hanya mempekerjakan Tenaga – tenaga karyawannya dari luar Tanah Bumbu dan Kalimantan Selatan pada umumnya dan hal ini sangat disayangkan karena jangan sampai masyarakat Tanah Bumbu hanya jadi penonton di daerah sendiri. Setali tiga uang, dengan para Pengusaha Tanah Bumbu khususnya yang bergerak dibidang Jasa Konstruksi pun tidak dilibatkan dalam proyek – proyek infrastrukturnya.
Dalam tuntutannya terhadap PT.MJIS ada 5 (lima) butir yang harus menjadi perhatian serius Direksi adalah : Melibatkan Kontraktor Lokal Tanah Bumbu dalam Proyek-proyek Infrastruktur PT.MJIS/PT.Krakatau Emggineering(KE), Mengakomodasi Putra/Putri daerah agar dijadikan Karyawan perusahaan, menuntut adanya Transparansi pada Proses Tender/Pelelangan Barang dan Jasa yg diadakan PT.MJIS, Jangan lagi ada janji-janji yang hanya menjadi Lips service tetapi Bukti nyata yang perlu, Mendesak Direksi agar Masyarakat Tanah Bumbu jangan Cuma dijadikan Penonton didaerah sendiri.
Dalam kesempatan itu SekDa LIRA Tanah Bumbu (Hassan Arsyad,ST) dalam Orasinya meminta kepada Direksi PT.MJIS agar butir-butir Tunututan tersebut dapat dipenuhi dan terealisasi agar kemitraan yang terjadi antara Masyarakat, Pengusaha Tanah bumbu dan Pihak PT.MJIS akan berjalan dalam suasana Kondusif seperti yang kita harapkan bersama karena bagaimanapun juga kita perlu bangun Sinergi yang mengedepankan nilai-nilai kebersamaan dan Saling menguntungkan. (Hassan/SEKDA LIRA Tanbu) |
|
Rapim LIRA Wilayah Kalimantan Selatan |
|
|
Banjarmasin
27 Pebruari 2010, Bertempat do Hotel Jelita Banjarmasin Lira Kalimantan
Selatan Melaksanakan Rapimwil Lira kalimantan Selatan yang dihadiri
oleh seluruh DPD lira yang telah terbentuk di Kalimantan Selatan dan dihadiri oleh DPP Lira
yaitu presiden Lira Yusuf Rizal, Wasekjend Lira Frans Watu, Pembaina
Lira Mayjend Arief Siregar dan Mayjend Zulfahmi Rizal. Dalam rapim
tersebut Lira Kalimantan selatan telah meluncurkan Gerakan Save
our Borneo Save Indonesia, Gerakan yang konsetrasi dalam masalah perbaikan lingkungan dan pelestarian kebudayaan dan kesenian,
Lira Save our Borneo akan mengkampanyekan di dunia pendidikan dan penggalangan dana untuk penanaman areal kosong serta menyelamatkan banua kita dari kerusakan
lingkungan, kepunahan budaya dan kesenian daerah kalimantan.
Perlunya dikembangkan dalam Pendidikan tentang lingkungan dan pemahaman yang benar tentang manfaat
dan cara untuk melestarikan lingkungan. Peluncuran SOB tersebut
berbarengan juga dengan peluncuran program Lira yang lain yaitu
Peluncuran Koperasi Lumbung Investasi Rakyat dan lembaga Pendidikan dan
Pelatihan Kerja.
|
|
RAPIMNAS LIRA DI SAHID HOTEL, JAKARTA |
|
|
Jakarta, Rapimnas lira pada tanggal 14-19 agustus
2009 di adakan di hotel Sahid Jakarta yang diikuti oleh seluruh
kepengurusan daerah LIRA, Lumbung informasi rakyat adalah LSM terbesar
seluruh Indonesia yang mempunyai DPW seluruh di 33 Propinsi, hal ini
menjadikan LIRA diperhatikan oleh Jaya Suprana sebagai ketua MURI, dan
Lira masuk muri sebagai LSM terbesar di Indonesia, Dalam sambutanya
Jaya suprana mengatakan "di Indonesia bahkan di dunia tidak ada
pemerintah bayangan yang mecankup diseluruh propinsi pelosok negeri". Dalam
penganugerahan MURI tersebut juga di hadiri oleh Putra Bung Karno Guruh
Sukarno Putra yang juga menyampaikan kebanggaanya atas semangat Lira
dalam gerakan pemuda untuk merah putih. Dalam
kesempatan tersebut juga dideklarasikan Majelis dzikir merah putih yang
diketuai oleh Gus Jun, majelis zdikir ini juga akan dideklarasikan di
seluruh Indonesia yang dikomandoi oleh pimpinan wilayah wilayah lira di
seluruh Indonesia.
|
|
Pilpres aman |
|
|
Pilpres tahun ini membanggakan partisipasi yang besar serta kedewasaan untuk berdemokrasi telah dipunyai masyarakat Indonesia, walau ada pelanggaran pelanggaran tapi tidak membuat pemilu ini tercederai. masyarakat sudah dewasa tinggal para pemimpinya juga harus mempunyai kedewasaan untuk mengakui kekalahan dan mengucapkan selamat kepada yang menang. Yang kalah dan yang menang telah mewarnai demokrasi Indonesia dan tugas masih panjang bagi para pemimpin Indonesia ditengah krisi Global saat ini. Komplain selayaknya dilakukan dengan benar dengan kordinasi dengan institusi yang berwenang sehingga bisa menciptakan keadilan. Kebebasa berbicara bukan kebebasan mutlak kata Muhammad Naim Gubernur Lira Kalimantan Selatan, kebebasan yang bermartabat selayaknya yang akan hidup di Indonesi. memang setiap orang bebas berbicara namun juga harus bertanggung jawab dengan apa yang disampaikan dan apa yang diucapkan termasuk bertanggung jawab terhadap konsekwensi hukum.
Selamat Indonesia.
|
| | << Awal < Sebelumnya 1 2 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 1 - 9 dari 14 |
|