Arsip -
Agustus, 2009
-
Juni, 2009
-
April, 2009
-
Maret, 2009
-
Pebruari, 2009
-
Januari, 2009
-
Desember, 2008
-
November, 2008
-
Oktober, 2008
-
September, 2008
|
|
PEMBANGUNAN JATI DIRI BANGSA DIMULAI DARI DIRI SENDIRI DAN KELUARGA UNTUK MENGGUNAKAN DAN MEMPRIORITASKAN PRODUKSI DALAM NEGERI DALAM KESEHARIAN, SERTA BERKESENIAN DAN BERKEBUDAYAAN DARI AKAR BUMI PERTIWI ( Muhammad Naim Gub Lira kalsel )
|
Lembaga Otonom
|
DUGAAN KORUPSI BUPATI SERUYAN DILAPORKAN KE KPK |
|
Posted on May 6, 2008 by miftahuda Oleh : Miftah H. Yusufpati 06-Jul-2007, 04:08:19 WIB - [www.kabarindonesia.com] KabarIndonesia - Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) melaporkan dugaan
korupsi yang dilakukan Bupati Seruyan, H. Darwan Ali. kepada Komisi
Pemberantasan Korupsi. Dalam suratnya tertanggal 18 Juni 2007 LIRA
Seruyan, Kalimantan Tengah, meminta KPK segera turun tangan menangani
kasus tersebut. Dalam laporannya, LIRA menyertakan bundel data dugaan
korupsi sang bupati.
Lira menyebutnya ini merupakan dugaan korupsi kelas kakap yang patut
segera mendapatkan penanganan semestinya karena data-data yang ada
sudah cukup untuk menyeret yang bersangkutan ke pengadilan. Menurut LIRA dugaan korupsi yang dilaporkan itu adalah menyangkut
kasus konversi Lahan Terlarang 274.188 ha Kawasan Hutan Produksi
Kabupaten Seruyan menjadi Perkebunan Kelapa Sawit. Bupati LIRA –
Seruyan, Marianto, HS, dalam laporannya menyertakan alat bukti antara
lain daftar Rekapitulasi Kepala Perwakilan Kantor Pertanahan Kabupaten
Seruyan tanggal 18 September 2005 mengenai izin lokasi sebanyak 23 buah
yang masuk kawasan hutan produksi (HP), Hutan Produksi Terbatas (HPT),
Kawasan Pengembangan Produksi (KPP), Kawasan Pemukiman dan Penggunaan
Lain (KPPL) Kabupaten Seruyan.
Menurut laporan itu, dalam kurun waktu bulan Februari 2004 – akhir
tahun 2005, setidak-tidaknya H. Darwan Ali dalam kewenangannya selaku
Bupati Seruyan telah mengeluarkan 43 Surat Keputusan untuk kegiatan
operasional usaha perkebunan kepada 23 Perusahaan perkebunan di
Kabupaten Seruyan. |
|
Selengkapnya...
|
|
|
LIRA UNGKAP KORUPSI 11 BUPATI DAN TIGA WALIKOTA ,DIANTARANYA BUPATI DIKALTENG |
|
|
Sunday, 30 March 2008 |
|
Palangka Raya, Kaltengnews
- Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Blora Center (lembaga pendukung
Susilo Bambang Yudhoyono sebelum Pemilihan Presiden), mengungkapkan
kasus dugaan korupsi yang melibatkan 11 bupati dan tiga walikota,
berdasarkan penyelidikan di lapangan dan laporan dari masyarakat kepada
LIRA di antaranya terdapat nama Bupati Barito Utara dan Murung Raya
Provinsi Kalimantan Tengah.
"Kami
akan laporkan beberapa bupati ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),
yang nilai korupsinya lebih dari Rp2 miliar dan sisanya ke aparat yang
berwenang," kata Direktur Blora Center, M Jusuf Rizal, di Jakarta belum
lama ini
|
|
|
Selengkapnya...
|
|
|
Lira Bontang pertanyakan Izin Pemeriksaan Anggota DPRD Bontang |
|
|
Rabu, 20 Agustus 2008 | 10:25 WIB
* Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Basir Daud
BONTANG- Tim Lumbung Informasi Rakyat (LIRA), Kamis (21/8)
pukul 10.30 mendatangi Kantor Kejari Bontang. Mereka mempertanyakan
izin pemeriksaan anggota DPRD setempat. Saat ini mereka sedang menunggu
Kepala Kejari untuk memberi penjelasan.
Sekjen LIRA Benny Nainggolan mengatakan, 13 Agustus 2008 mereka ke
gubernur untuk menanyakan surat izin pemeriksaan terhadap anggota DPRD
yang masih aktif. LIRA ditemui Kabag Pemerintahan Setprov Kaltim.
"Surat sudah dikirim pada 6 Agustus ke Kejari Bontang. Nomor
surat:171/7300/Rem.C/2008 perihal persetujuan tindakan penyelidikan
terhadap anggota DPRD Kota Bontang," katanya.
Setelah mendapat informasi itu, LIRA mengkros cek ke Kejari Bontang,
apakah surat telah diterima atau tidak. Kalau sudah, LIRA ingin segera
ditindaklanjuti oleh Kejari Bontang. "Kami ingin pemeriksaan terhadap
anggota DPRD Bontang yang masih aktif maupun yang tidak aktif terkait
dugaan kasus korupsi polis asuransi anggota DPRD 1999-2004," ujarnya.
(*)
|
|
|
LIRA Sumut Distribusikan obat Murah |
|
|
Lira Distribusikan Obat Murah di Sumut
Rabu, 30-01-2008
*anang anas azhar
MedanBisnis – Medan
Guna membantu program pemerintah mengentaskan kemiskinan, Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Sumut peduli terhadap rakyat miskin melalui pendistribusian obat murah serba seribu.
“Agar program ini berjalan mulus, seluruh pengurus Lira di berbagai daerah Kabupaten/kota di Sumut akan kita kerahkan untuk membantu program ini, tidak tertutup para relawan Lira yang berjumlah 2,6 juta jiwa itu juga ikut membantu pembagian obat generik serba seribu ini,” kata Gubernur Lira Sumut Drs H Halomoan Sitompul MM kepada wartawan di Medan, kemarin.
Gubernur LIRA mengakui dirinya sangat termotivasi melaksanakan program tersebut, dengan harapan rakyat sehat, maka negara akan kuat.
Menurutnya, Lira yang memiliki pengurus hingga Kecamatan dan Kelurahan telah menyatakan siap membantu program pendistribusian obat murah tersebut.
”Kita ada sebanyak 23 DPD Lira Kabupaten/kota, 215 DPK Lira Kecamatan dan 730 DPKD Lira Lurah/Desa, akan ikut membantu program tersebut," tegasnya.
Namun katanya, agar program ini berjalan sesuai dengan mekanisme yang diharapkan. Lira akan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah (Pemda) disejumlah daerah di Sumut.
”Kita akan kerjasama dengan Pemda setempat,” tambahnya.
Dari informasi yang dapat dihimpun Lira, kata Sitompul, di sejumlah daerah di Sumut saat ini masih ditemukan permasalahan kesehatan khususnya mengenai obat generic, disamping sulit ditemukan dilapangan harganya juga melambung tinggi.
“Informasi yang kita dapat dari sejumlah pengurus Lira di daerah, obat generic sangat sulit mereka peroleh. Dari informasi itu, Lira menindak lanjuti melalui kerjasama dengan Indo Farma yang telah terjalin selama ini, mudah-mudahan program ini akan membantu masyarakat yang membutuhkan di daerah,” kata Halomoan. |
|
|
Pengarahan Sudi Silalahi pada Lira Sumut |
|
|
Thursday, 24 July 2008 |
|
LIRA
3 Tahun sudah menapak perjalanan banyak sudah yang di perbuat dari
kalangan Pemerintah hingga kemasyarakat luas mengetahuinya
LIRA ( Lumbung Informasi Rakyat ) sumatra Utara
telah aktif melakukan kegiatan yang bermamfaat langsung kepada Rakyat
di antara lain telah malukan kerjasama dengan KPK ( Komosi Pemberantasa
Korupsi ) kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Sumatara Utara, aktif
menyuarakan Anti Narkoba, melaksanakan program Bebas Bibir sumbing di
Sumatara Utara dengan mewujudkan operasi Gratis Bibir sumbing, memberikan Berobat murah, Sunat Massal, melaksakan Seminar, melaksanakan pembinaan pada genbaerasi muda,dll. Beberapa
waktu yang lalu di Jakarta Pengurus DPW LIRA Sumatra Utara di dampingi
Presiden LIRA Jusuf Rizal, Pembina LIRA Jend ( Purn ) H.M.Arief Siregar
melaksanakan pertemuan dengan Sudi Silalahi selaku Menteri Seketaris
Kabinet dimana Sudi Silalahi memberikan Apresiasi yang tinggi terhadap
eksistensi LIRA dan meminta agar LIRA Sumatra Utara terus berjuang
membantu pemerintahan Susilo Bambang Yodunono ( SBY ) Jusuf Kalla ( JK
) mendorong Transparansi pengelolaaan Negara. Sudi
Silalahi Putra kelahiran Pematang Siantar yang saat itu juga di
dampingi Pengurus DPW LIRA Sumatra Utara Irham Buana Nasution, Rizal
Sihombing, Kristian Sinaga, Bupati LIRA Tobasa Oscar Siagian
mengharapkan agar LIRA Sumatra Utara lebih sinergikan langkah untuk
kepentingan rakyat dan kepentingan Nasional sehingga LIRA sebagai
lumbung Informasi Rakyat dapat menyampaikan informasi secara benar dan
akurat ( H.A ) |
|
Last Updated ( Friday, 25 July 2008 ) |
|
|
| | << Awal < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 Berikutnya > Akhir >>
| | Hasil 37 - 45 dari 53 |
|