PEMBANGUNAN JATI DIRI BANGSA DIMULAI DARI DIRI SENDIRI DAN KELUARGA UNTUK MENGGUNAKAN DAN MEMPRIORITASKAN PRODUKSI DALAM NEGERI DALAM KESEHARIAN, SERTA BERKESENIAN DAN BERKEBUDAYAAN DARI AKAR BUMI PERTIWI ( Muhammad Naim Gub Lira kalsel )
Lembaga Otonom
Pengobatan gratis
Dalam mempercepat program program kepedulian Lira kalimantan di bidang
kesehatan masyarakata maka Lira menjalin kerjasama dengan Indonesia
bisa sebagai ormas dan kerjasama dengan Klinik 2Fa di Banjarmasin.
Kerjasama pertama dilaksanakan di banjarmasin dalam bentuk pemeriksaan
dan pengobatan Gratis yang dilakukan bersama sama dengan Klinik 2Fa dan
Lirakalimantan serta indonesia Bisa bertempat di masjid Attaubah
Komplek A Yani II Jalan gatot S yang dilaksanakan pada tanggal 07 Juni 2009 jam 9.00 - 12.30 WITA. Pemeriksaan dan pengobatan tersebut
sebagai kepedulian team terhadap Pensiuanan TNT dan keluarganya di
komplek tersebut. Selanjutnya kami akan melakukan kegiatan kegiatan
sejenis di daerah yang mayoritas penduduknya banyak dari kalangan tidak
mampu. Direktur Klinik 2Fa menyampaikan kegembirtaanya atas antuasiasme
msyarakat dalam acara tersebut dan akan melakukan acara sejenis di
lokasi lain.
Kerjasama dengan Indonesia bisa dan Klinik 2Fa
Dalam mempercepat program program kepedulian Lira kalimantan di bidang kesehatan masyarakata maka Lira menjalin kerjasama dengan Indonesia bisa sebagai ormas dan kerjasama dengan Klinik 2Fa di Banjarmasin. Kerjasama pertama dilaksanakan di banjarmasin dalam bentuk pemeriksaan dan pengobatan Gratis yang dilakukan bersama sama dengan Klinik 2Fa dan Lirakalimantan serta indonesia Bisa bertempat di masjid Attaubah Komplek A Yani II Jalan gatot Syang dilaksanakan pada tanggal 07 Juni 2009 jam 9.00 - 12.30 WITA.
Pemeriksaan dan pengobatan tersebut sebagai kepedulian team terhadap Pensiuanan TNI dan keluarganya di komplek tersebut. Selanjutnya kami akan melakukan kegiatan kegiatan sejenis di daerah yang mayoritas penduduknya banyak dari kalangan tidak mampu. Direktur Klinik 2Fa menyampaikan kegembirtaanya atas antuasiasme msyarakat dalam acara tersebut dan akan melakukan acara sejenis di lokasi lain.
JUSUF RIZAL LUNCURKAN PRESIDEN CENTER (PC) INDONESIA DUKUNG SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY)
Presiden
Center (PC) Indonesia telah dibentuk dalam rangka mendukung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
menjadi Presiden Preiode 2009-2014. PC Indonesia akan menjadi rumah besar untuk
menampung para pendukung SBY yang masih setia, serta sekaligus media komunikasi
guna menampung aspirasi, inspirasi, gagasan maupun kritikan yang akan
disampaikan kepada SBY dan pasangan Wakil Presidennya. PC Indonesia dimotori
relawan yang pada Pilpres tahun 2004 menggagas berdirinya Blora Center
mendukung SBY.
“ Pendirian PC Indonesia
merupakan kelanjutan kerja dari Blora Center yang kami anggap belum selesai,”
tegas Ketua Presiden Center (PC) Indonesia, H.M. Jusuf
Rizal, SE
menjawab pertanyaan wartawan tentang kehadiran PC Indonesia, kemarin.
Sebagaimana diketahui pada Pilpres 2004, Jusuf Rizal bersama Sudi Silalahi,
Sekretaris Kabinet membentuk Blora Center guna membantu pencitraan SBY. Kini,
2009 pendukung setia SBY itu membentuk Presiden Center (PC) Indonesia.
Sejumlah
nama akan memperkuat jaringan PC Indonesia di Pusat, antara lain Sudi Silalahi,
Sekretaris Kabinet, Ir. Fadel Muhammad, Tokoh Indonesia Bagian Timur, Ketua
Harian Partai Demokrat, Prof. Achmad Mubarok, Prof. Djafar Hafsah, KH.
Abdurachman Al-Habsy, mantan Kababinkum TNI AD, Mayjen TNI (Purn) Arief
Siregar, SH, MH, MSc, H. Bagus Ali Junaidy, SH (Gus Jun), KH. Syech Ali Akbar Marbun,
Anggota Komisi III DPR-RI, Tri Yulianto, SH serta sejumlah nama yang masih
dalam konfirmasi.
Menurut Bung JR – panggilan akrabnya --- jaringan PC Indonesia sudah terbentuk di 33
Propinsi hingga Kabupaten/Kota sampai tingkat desa yang telah dipersiapkan
sejak lama melalui jaringan LIRA (Lumbung Informasi Rakyat). PC Indonesia juga
menjalin kerjasama dengan Tim Sembilan maupun Gerakan Indonesia Bisa yang
dibina Staff Khusus Presiden SBY, antara lain Prof. Dr. Budi Santoso, Mayjen
TNI (Purn), Djali Yusuf dan Irvan Edison.
Lebih lanjut menurut Jusuf Rizal, Blora Center pada
Pilpres 2004 dalam membantu SBY, perannya antara lain adalah mensosialisasikan,
apa yang akan dilakukan SBY jika
terpilih menjadi Presiden. Program tersebut disampaikan kepada rakyat melalui
berbagai dimensi aktivitas serta memberikan ruang komunikasi yang cukup buat
masyarakat untuk mengetahui dan mengenal sosok SBY. Di Blora Center-lah digagas
adanya Teleconfrence dengan para pendukung SBY di 18 kota besar secara
serentak.
Sedangkan peran PC Indonesia pada Pilpres 2009 ini
adalah membantu SBY dalam rangka mensosialisasikan, apa yang telah dilakukan SBY selama lima tahun memimpin Rebuplik
Indonesia. Berbagai keberhasilan SBY tersebut disampaikan kepada masyarakat
secara transparan agar masyarakat memahami kerja keras SBY dengan jajarannya
untuk melakukan perubahan bagi kesejahteraan sosial masyarakat, seperti
pemberantasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) maupun Program kerakyatan
seperti Obat Murah, Jasmas, Bantuan Lansung Tunai (BLT), Kredit Usaha Rakyat
(KUR), LPM Mandiri, dll.
Kata Jusuf Rizal, Tim Taskforce PC (TT-PC) Indonesia
akan dibentuk mulai Tingkat Propinsi hingga Kabupaten Kota, Kecamatan dan Desa.
TT-PC Indonesia akan turun langsung ke rakyat melakukan politicalmarketing dan door to door melakukan komunikasi
politik dengan rakyat, baik yang dilakukan secara terbuka maupun tertutup
(silent) guna mendukung SBY menjadi Presiden Preiode Kedua, 2009-2014 dalam
memimpin Republik Indonesia.
“Blora Center didesain bagi wajah
baru yang akan menjadi Presiden tahun 2004 dengan aktivitas yang terpusat di
Jakarta. Sedangkan bagi yang telah menjadi Presiden, bentuk aktivitasnya tentu
berbeda dan harus turun kebawah meyakinkan masyarakat terhadap prestasi yang
telah dicapai SBY,” tegas Jusuf Rizal yang juga ahli dibidang komunikasi dan
marketing itu.
Dikemukakan
sejumlah elemen yang telah bergabung dengan PC Indonesia, antara lain Aliansi
Masyarakat Mendukung SBY (ARMY), Gerakan Petani Pendukung SBY, Aliansi Pedagang
Pasar Tradisional Pendukung SBY, Angkatan Muda Muhamadiyah dan NU (AMMNU)
pendukung SBY, Asosiasi Seniman Indonesia Pendukung SBY, serta berbagai ormas
lainnya.
“Berbagai elemen sudah banyak
yang akan turut bergabung,” tegas Jusuf Rizal sambil menambahkan bagi yang mau
bergabung dapat menghubungi Sekretariat LPC Pusat di (021) 83792137-70809494
atau 0811909654.
Manajemen kependudukan yang amburadul
Banjarmasin, Banyaknya permasalahan di DPT (Daftar Pemilih tetap) di beberapa daerah Indonesia menunjukkan lemahnya manajemen kependudukan di Indonesia. Saharusnya Daftar pemilih tetap berdasar Kartu tanda Penduduk (KTP) dimana seseorang berada dan jika penduduk pindah ke daerah lain harus melaporkan ke kelurahan dimana tinggal terakhir sehingga penghilangan paksa hak suara tidak ada. Dalam beberapa kasus di jakarta saja banyak penduduk tidak terdaftar di DPT apalagi didaerah yang jauh dari perkotaan. Muhammad naim dan Istri sudah tinggal di Jalan Komp A Yani II Jalan Gatot Subroto RT 031 No. 66 Banjarmasin selama lebih dari 15tahun dan ber ktp di alamat tersebut , Pada saat pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur beberapa tahun lalu Muhammad naim dan istri masih masuk dalam DPT dan ikut memilih, Tapi kali ini kami sekeluarga beserta 6 keluarga lainya tidak masuk dalam DPT. Manajemen kependudukan seperti ini harus dibenahi dengan cepat agar supaya dikemudian hari tidak menimbulkan masalah yang lebih serius. Gubernur Lirakalimantan Muhammad Naim menambahkan "bila dilakukan manajemen kependudukan yang baik maka perolehan pajak pemerintah juga akan naik dan bisa mengurangi tindak pidana Korupsi. Pendataan yang benar memudahkan mengontrol perkembangan ekonomi masyarakat, serta memudahkan momonetor mobilisasi penduduk. Manajemen kependudukan yang benar akan memudahkan pendatann kependudukan yang akurat" Pemerintah bisa mencontoh manajemen perbankan yang dilakukan terhadap nasabah. Bila KTP bisa difungsikan sebagai seperti ATM maka Pemerintah akan mudah mengontrol mobilisasi kekayaan penduduk serta peningkatan ekonomi penduduk atau sebaliknya.
Grup Musik Slank datang DPP LIRA
Indosiar.com - Jakarta. Grup musik Slank belakangan ini identik
dengan persoalan korupsi. Setelah beberapa waktu lalu Ketua Komisi
Pemberantasan Korupsi menyambangi markas mereka, kemarin LSM Lumbung
Informasi Rakyat atau LIRA juga mengunjungi gang Potlot.
Urusannya apalagi kalau bukan sama-sama menyerukan anti korupsi.
Slank tetap akan konsisten untuk meneriakkan peran melawan korupsi
bukan lewat jalur politik, melainkan lewat dunia mereka yakni musik.
Kata Slank, "Kita bukan politisi, kita lihat moral. Jadi siapa pun
yang mau mencoba sama-sama untuk kebaikan Indonesia, untuk teriak Anti
Korupsi, kita dukung. Slank lewat lagu itu sebenernya merevolusi
budayanya, kayak korupsi, bukannya kita perang sama koruptor,
nangkepin, tidak. Jadi budayanya seseorang untuk merubah bahwa kalau
dulu ada istilah tempat basah, banyak orang yang menyalahkan bahwa hal
bodoh jika kerja tidak ditempat basah, semua bangga dan mencari tempat
basah. Jadi sebenernya budaya itu yang kita rubah lewat musik dan lagu,
suatu saat anak-anak kecil yang nantinya akan besar bilang, 'Ini bokap
korupsi, norak banget sih lo. Gue gak punya mainan ga papa, tapi
halal'." (Aozora)